Sakit Kepala


1. Sakit Kepala  

Definisi

Sakit kepala merupakan salah satu gejala yang paling mengganggu dan merupakan masalah kese­hatan yang paling sering dialami. Umumnya sakit kepala terjadi hanya sebentar dan hilang keesokan harinya. Tetapi ada juga yang sakitnya kambuh lagi sesudah beberapa bulan atau beberapa tahun ke­mudian. Demikianlah, beberapa orang sering mengalami sakit kepala, sedangkan yang lainnya hampir tidak pernah merasakan sakit kepala.

Perlu diketahui bahwa sakit kepala merupa­kan kejadian yang umum, sehingga jangan terburu-­buru menganggap hal ini disebabkan oleh penyakit yang serius. Sakit kepala bersifat fungsional dan tidak berhubungan dengan perubahan organis di dalam otak, walaupun untuk kasus tertentu yang berat dapat disebabkan oleh gangguan pada otak atau selaputnya.

Sakit kepala menahun dan sakit kepala kambuhan bisa terasa sangat nyeri dan mengganggu, tetapi jarang mencerminkan keadaan kesehatan yang serius.

Namun, apabila suatu perubahan dalam pola atau sumber sakit kepala; misalnya dari jarang menjadi sering, yang tadinya ringan menjadi berat, bisa jadi merupakan pertanda yang serius dan memerlukan tindakan medis segera.

Penyebab

·         Sakit kepala sebagian besar disebabkan oleh ketegangan otot, gangguan psikis, atau nyeri kepala tanpa penyebab yang jelas.

·         Sakit kepala banyak yang berhubungan dengan kelainan pada mata, hidung, tenggorokan, gigi, dan telinga.

·         Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan perasaan berdenyut di kepala, tetapi tekanan darah tinggi jarang menyebabkan sakit kepala menahun.

·         Sakit kepala kambuhan dapat disebabkan oleh berbagai macam keadaan seperti tumor, infeksi, trauma kepala, kelelahan pada mata, serta gangguan psikis.

·      Nyeri kepala yang hebat dapat disebabkan oleh ketegangan atau tekanan pada selaput otak atau pembuluh darah pada selaput otak.

·      Nyeri hebat di seluruh kepala dapat disebabkan oleh radang pada selaput otak.

·      Nyeri kepala hebat yang terlokalisasi dapat disebabkan oleh tumor di kepala.

Diagnosis

Biasanya dokter dapat menentukan penyebab dari sakit kepala, yaitu dari riwayat kesehatan penderita dan hasil pemeriksaan fisik. Namun kadang-kadang diperlukan pemeriksaan darah untuk menentukan penyebab pastinya, atau dilakukan pungsi lumbal (pengambilan sejumlah kecil cairan dari tulang belakang/ kolumna spinalis untuk diperiksa di bawah mikroskop). Pungsi lumbal ini dilakukan jika didu­ga penyebabnya adalah infeksi selaput otak (misal­nya meningitis).

Hanya sebagian kecil sakit kepala yang dise­babkan oleh tumor otak, cedera otak, atau ber­kurangnya jumlah oksigen ke otak. Jika diduga sua­tu tumor, stroke, atau kelainan otak lainnya, dilaku­kan pemeriksaan pencitraan otak seperti CT-scan atau MRI.

Pengobatan

Pada tahap permulaan, sakit kepala dapat diobati dengan obat pereda sakit/nyeri kepala, seperti as­pirin, parasetamol, 3-4 kali sehari dengan dosis 500-650 mg. Bila perlu obat dapat diberikan tiap 3 jam sekali. Jika serangan hebat sekali, dapat dibe­rikan ergotamin tartrat dengan dosis 1 cc injeksi di bawah kulit. Ergotamin juga dapat diberikan melalui mulut, dalam bentuk tablet: dua tablet pada permulaan sakit kepala, lalu 1 tablet setiap setengah jam, sampai maksimum 6 tablet sehari.

Jenis Sakit Kepala dan Gejalanya

Sakit kepala beragam jenisnya, mulai dari gejala yang ringan sampai berat dengan berbagai kekhu­susannya. Berikut beberapa gejala dan tanda yang dapat menerangkan jenis dari sakit kepala :

·     Sakit kepala sinus: nyeri di belakang tulang dahi dan atau tulang pipi.

·     Sakit kepala cluster. nyeri di sekitar dan di dalam mata.

·     Sakit kepala menekan (tension): nyeri kepala seperti diikat tali.

·     Sakit kepala migrain: nyeri kepala, mual, dan gangguan penglihatan.

Membedakan Jenis Sakit Kepala Sakit kepala menekan (tension)

 Sakit kepala jenis ini terjadinya hilang-timbul.

·      Tidak terlalu berat dan dirasakan di kepala bagian depan dan belakang, atau penderita merasakan kekakuan di seluruh kepala.

·      Pemeriksaan dilakukan untuk menyingkirkan penyakit fisik, maka penilaian faktor psikis dan kepribadian perlu dilakukan.

Sakit kepala sebelah (migrain)

·      Nyeri biasanya dimulai di dalam dan di sekitar mata atau pelipis, lalu menyebar ke salah satu atau kedua sisi kepala.

·      Biasanya mengenai satu sisi kepala, tetapi dapat pula mengenai seluruh kepala.

·      Sifatnya berdenyut dan disertai dengan hilangnya nafsu makan, mual, dan muntah.

·       Apabila diagnosisnya masih meragukan dan sakit kepala baru terjadi, dilakukan pemeriksaan CT-scan atau MRI, atau diberikan obat migrain untuk melihat efeknya.

Sakit kepala cluster

·      Serangan nyerinya singkat yaitu sekitar 1 jam.

·      Nyerinya sangat hebat dan dirasakan di satu sisi kepala.

·      Serangan terjadi secara periodik pada satu bagian kepala (diselingi periode bebas sakit kepala).

·     Terutama menyerang pria, disertai dengan pembengkakan mata, hidung beringus, dan mata berair pada sisi yg sama dengan nyeri.

·      Obat migrain diberikan untuk melihat efeknya (misalnya sumatriptan, metisergid atau obat vasokonstriktor, kortikosteroid, indometasin, atau menghirup oksigen).

Sakit kepala karena tekanan darah tinggi (hipertensi)

·      Jarang menyebabkan sakit kepala, kecuali pada tekanan darah tinggi yg berat karena adanya tumor di kelenjar adrenal.

·      Sifat nyerinya berdenyut, dirasakan di kepala bagian belakang atau di puncak kepala.

·      Untuk memastikan penyebabnya dilakukan analisis kimia darah dan pemeriksaan ginjal.

Sakit kepala karena kelainan mata (iritis, glaukoma)

·      Nyeri dirasakan di kepala bagian depan, di dalam, dan di seluruh mata.

Bersifat sedang sampai berat dan sering kali memburuk jika mata dalam keadaan lelah.

·      Untuk mengetahuinya dilakukan pemeriksaan mata.

Sakit kepala karena kelainan sinus (rongga hidung dan sekitarnya)

·      Nyeri bersifat akut atau subakut (tidak menahun).

·      Dirasakan di kepala bagian depan, bersifat tumpul atau berat.

·     Biasanya memburuk di pagi hari, membaik di siang hari, atau memburuk dalam keadaan dingin atau lembab.

·     Untuk diagnosis pasti, dilakukan rontgen pada sinus.

 

Sakit kepala karena tumor otak

v  Nyeri hilang-timbul, bersifat ringan sampai berat.

v  Dirasakan di satu titik atau di seluruh kepala.

v  Kelemahan di salah satu sisi tubuh semakin jelas.

v  Kejang.

v  Gangguan penglihatan.

v  Kemampuan berbicara hilang.

v  Muntah.

v  Perubahan mental.

v  Diagnosis ditegakkan dengan pemeriksaan MRI atau CT-scan.

 

Sakit kepala karena infeksi otak (abses)

·      Nyeri mendadak, hilang-timbul.

·      Bersifat ringan sampai berat, dirasakan di satu titik atau di seluruh kepala.

·      Sebelumnya penderita mengalami infeksi telinga, sinus, paru-paru, penyakit jantung rematik, atau penyakit jantung bawaan.

·      Diagnosis ditegakkan melalui pemeriksaan MRI atau CT-scan.

Sakit kepala karena infeksi jaringan otak (men­ingitis)

·     Timbulnya nyeri mendadak, menetap, berat dan dirasakan di seluruh kepala, menjalar ke leher.

·      Penderita tampak sakit, disertai demam, muntah dan sebelumnya mengalami nyeri tenggorokan atau infeksi pernapasan.

·      Leher sulit ditekuk.

·      Diagnosis pasti dilakukan dengan pemeriksaan darah atau pungsi lumbal.

 

Sakit kepala karena tumpukan darah (he­matoma subdural)

·     Nyeri mendadak, hilang-timbul, atau terus­menerus.

·     Bersifat ringan sampai berat.

·      Bisa dirasakan di satu titik atau di seluruh kepala, menjalar ke leher.

·      Sebelumnya telah terjadi cedera, bisa disertai penurunan kesadaran.

·     Diagnosis dibantu dengan pemeriksaan MRI atau CT-scan.

Sakit kepala karena perdarahan selaput otak ( subaraknoid)

·     Nyeri mendadak hebat, menyebar, dan menetap.

·      Kadang dirasakan di dalam dan di sekitar mata.

·      Kelopak mata turun.

·      Diagnosis dengan pemeriksaan MRI atau CT­scan, jika hasilnya negatif dilakukan pungsi lumbal.

Sakit kepala karena infeksi atau kanker

·      Nyeri bersifat tumpul, ringan sampai berat.

·      Dirasakan di seluruh kepala atau di puncak kepala.

·      Demam tidak terlalu tinggi.

·      Terdapat riwayat penyakit sifilis, tuberkulosis, atau kanker.

·      Diagnosis ditegakkan dengan pemeriksaan pungsi lumbal.

Pencetus Sakit Kepala

Sakit kepala merupakan suatu gejala yang dapat dicetuskan oleh beberapa keadaan/ zat, sebagai berikut :

Ketegangan

Dalam banyak hal, sakit kepala karena ketegangan mirip dengan migrain. Ketegangan saraf yang berlangsung lama dapat menimbulkan kontraksi otot di bagian belakang leher. Kontraksi ini akan menarik jaringan-jaringan pada permukaan tengkorak hingga sangat kencang, sehingga nyeri terasa di dibelakang leher, di atas, dan di depan kepala. Nyerinya bersifat menetap, dan biasanya tidak ada perasaan mual, muntah, atau gangguan penglihatan seperti berkunang-kunang. Perawatannya sama seperti pada migrain. Yang paling pokok adalah menghindari tekanan emosi dan berusaha untuk beristirahat dengan cukup.

 

Minuman keras

Minuman keras dapat memicu terjadinya sakit ke­pala karena memengaruhi jaringan-jaringan dan Iangsung mengganggu selaput otak. Minuman keras juga dapat melebarkan pembuluh darah otak sehingga menyebahkan nyeri kepala yang mirip dengan migrain. Perawatannya adalah menghindari minum minuman keras dan istirahat yang cukup.

 

Sembelit

Sembelit yang lama menyebabkan racun yang ada dalam usus besar diserap masuk ke dalam darah, hingga timbul sakit kepala. Perawatannya adalah mengatasi keadaan sembelit, yaitu dengan banyak minum air putih dan banyak makan makanan berat (sayur dan buah). Mungkin dapat pula diberika­n obat pencahar seperti lactulose atau bisacodyl

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2. Sakit Kepala Cluster

Definisi

Sakit kepala cluster adalah jenis sakit kepala migrain yang jarang terjadi dan menyebabkan nyeri yang sangat hebat. Penyakit ini paling sering me­nyerang pria yang berusia di atas 30 tahun.

Penyebab

Serangan bisa disebabkan oleh minum minuman beraIkohol dan kekurangan oksigen (misalnya didaerah pegunungan).

Gejala

Serangan hampir selalu dimulai secara tiba-tiba dan berakhir dalam waktu sekitar satu jam. Serangan sering kali dimulai dengan rasa gatal atau meler pada salah satu sisi hidung, yang mendahului nyeri hebat pada sisi kepala yang sarna dan menjalar ke sekitar mata. Setelah serangan, kelopak mata pada sisi yang sarna bisa tertutup dan diameter pupil se­ring kali mengecil. Serangan datang secara berke­lompok, berkisar dari 2 serangan per minggu sam­pai beberapa serangan per hari. Sebagian besar epi­sode sakit kepala cluster berlangsung selama bebe­rapa minggu dan kadang lebih lama, yang diikuti dengan interval bebas sakit kepala selama bebe­rapa bulan sebelum serangan muncul lagi.

Diagnosis

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas.

Pencegahan

Untuk mencegah terjadinya serangan bisa diberikan Obat ergotamin atau kortikosteroid.

Pengobatan

Suntikan sumatriptan bisa segera menghilangkan nyeri, tetapi tidak mencegah serangan berikutnya. Selama terjadi suatu serangan, menghirup oksigen dengan cara menarik napas dalam kadang-kadang dapat mengurangi nyeri.

 

 

3. Migrain

Definisi

Migrain adalah sakit kepala sebelah yang nyerinya berdenyut hebat dan terjadi berulang-ulang. Biasanya mengenai salah satu sisi kepala, tetapi kadang-kadang mengenai kedua sisi kepala. Sakit kepala sebelah (migrain) merupakan jenis sakit kepala yang paling sering dialami dewasa ini, muncul satu ,sampai delapan kali dalam sebulan. Nyeri timbul secara mendadak dan bisa didahului atau disertai dengan gejala gangguan penglihatan seperti berkunang-kunang, gangguan saraf, atau gangguan ,saluran pencernaan (mual, muntah).

Sakit kepala sebelah atau migrain sangat se­ring terjadi, di mana satu diantara sepuluh orang akan mengalaminya. Migrain bisa terjadi pada usia berapa saja, tetapi umumnya pada permulaan ma­sa dewasa. Biasanya mulai timbul pada usia antara 10-30 tahun; dan kadang-kadang menghilang sete­lah usia 50 tahun. Migrain lebih sering menyerang wanita dan yang memiliki riwayat migrain dalam keluarga.

Sakit kepala migrain biasanya lebih hebat dari­pada sakit kepala menekan. Migrain dapat sering terjadi selama waktu yang panjang, tetapi kemu­dian menghilang selama beberapa minggu, bulan, bahkan tahun.

Penyebab

Migrain dapat timbul karena faktor internal mau­pun eksternal. Faktor internal antara lain karena peningkatan hormon pada siklus menstruasi. Lebih dari separuh penderita memiliki keluarga dekat yang juga menderita migrain, sehingga diduga ada kecenderungan bahwa penyakit ini diturunkan secara genctik. Faktor internal lain adalah adanya perubahan metabolisme otak.

Faktor eksternal meliputi keadaan stres, kele­lahan atau terlalu banyak tidur, puasa atau terlambat makan, perubahan cuaca, perbedaan tekanan udara (pada ketinggian), beberapa jenis makanan dan  obat-obatan.

Migrain terjadi jika arteri yang menuju otak  menyempit (konstriksi, mengerut) dan kemudian melebar (dilatasi), yang akan mengaktifkan resep­tor nyeri di dekatnya.

Apa yang menyebabkan pembuluh darah tersebut mengerut dan melebar, tidak diketahui. Tetapi diperkirakan pengaruh kadar serotonin (ba­han kimia yang berperan dalam komunikasi sel saraf/ neurotransmiter) abnormal rendah dapat me­micu terjadinya konstriksi pembuluh darah. Kadang-kadang migrain juga disebabkan oleh kelainan pembentukan pembuluh darah. Pada kasus seperti ini, sakit kepala hampir selalu dirasakan pada sisi kepala yang sama.

Pelebaran pembuluh darah dapat dicetuskan oleh makanan, perubahan hormonal (sebelum men­struasi), stres, setelah terbang jauh (jet lag), lampu yang sangat terang atau berkedip-kedip, berhenti minum kopi atau teh secara mendadak.

Gejala

Sekitar 10-30 menit sebelum serangan sakit kepala datang, sering didahului oleh suatu periode yang disebut aura atau prodroma dengan manifestasi timbulnya gejala-gejala depresi, mudah tersinggung atau lekas marah, gelisah, mual atau hilangnya nafsu makan; yang terjadi pada sekitar 20% pen­derita.

Penderita lain mengalami hilangnya peng­lihatan di daerah tertentu (bintik buta atau skotoma) atau melihat cahaya yang berkelap-kelip (berku­nang-kunang) .

Ada juga penderita yang mengalami perubahan gambaran, seperti sebuah benda tampak lebih kecil atau lebih besar dari yang sebenarnya.

Beberapa penderita merasa kesemutan, pera­saan kaku atau lemah pada sisi muka dan tubuh yang terserang. Juga merasa mual, muntah, dan dingin pada anggota gerak. Biasanya gejala-gejala tersebut menghilang sesaat sebelum sakit kepala, dimulai, tetapi kadang timbul bersamaan dengan munculnya sakit kepala atau berlangsung terus dan bahkan makin hebat nyerinya. Nyeri biasanya berdenyut-denyut seperti dipukul-pukul atau ditarik-tarik.

Nyeri karena migrain dapat dirasakan pada .dah satu sisi atau di seluruh kepala. Kadang-ka­dang tangan dan kaki saat diraba terasa dingin dan tampak membiru. Serangannya dapat bervariasi. Pada suatu waktu sisi kanan kepala yang terserang dan pada waktu lain sisi kirinya. Gejala dengan aura (perasaan tertentu yang tidak normal) pada beberapa kasus mendahului serangan nyeri kepala. Aura tersebut bisa berbentuk seperti melihat titik terang, garis-garis bergelombang, buta sementara, atau bau dan suara yang aneh.

 

Diagnosis

Tidak ada pemeriksaan laboratorium yang dapat membantu memperkuat diagnosis migrain. Biasanya diagnosis ditegakkan berdasarkan pola sakit kepalanya yang khas: nyeri kepala pada satu atau kedua sisi kepala (yang dapat berpindah dari satu sisi ke sisi lainnya), mual, pusing, gangguan peng­lihatan (akibat adanya pengerutan atau pelebaran pembuluh darah di kepala). Pemeriksaan fisik de­ngan pengamatan yang saksama pada pembuluh darah di sisi kepala akan terlihat menonjol dan ber­denyut.

 

Pencegahan

 

·      Beberapa obat yang diminum setiap hari dapat mencegah serangan migrain.

 

·      Beta-bloker propanolol memberikan efek bebas gejala jangka panjang.

 

·      Bisa juga diberikan penghambat saluran kalsium: verapamil.

 

·      Obat anti kejang: divalproex sodium telah terbukti dapat mengurangi frekuensi timbulnya serangan migrain, jika diminum setiap hari.

·      Metisergid merupakan salah satu obat yang paling efektif untuk mencegah migrain, tetapi tidak boleh digunakan terus-menerus karena memiliki komplikasi berupa jibrosis peritonea/is (pembentukan jaringan parut di selaput perut), yang dapat menghalangi aliran darah ke organ vital. Karena itu, penggunaan obat ini harus di bawah pengawasan ketat dokter.

 

Makanan dan Minuman untuk Mencegah Migrain

 

Baik/Boleh                     Hati-hati : Jumlah Terbatas              Dihindari/tidak boleh

Makanan :

Minuman:

Minuman:

Pengobatan

 

Jika  tidak diobati, serangan migrain dapat berlangsung selama beberapa jam atau hari. Pada beberapa penderita, sakit kepalanya ringan dan dapat dihilangkan dengan obat pereda nyeri yang dijual bebas.

Namun, serangan migrain sering kali hebat dan membuat penderita menjadi tidak berdaya, terutama jika disertai dengan mual, muntah, dan silau mata (fotofobia). Pada kasus seperti ini, biasanya selain obat pereda nyeri, penderita juga membu­ktikan istirahat dan tidur untuk mengurangi sakit kepalanya.

Obat yang paling banyak digunakan adalah ergotamin (suatu vasokonstriktor), yang menyebabkan mengerutnya pembuluh darah sehingga membantu mencegah pelebaran pembuluh darah yang menyebabkan nyeri. Kafein dosis tinggi juga membantu mencegah melebarnya pembuluh darah dan sering kali diberikan bersamaan dengan obat pereda nyeri atau ergotamin.

Obat-obat baru (misalnya eletriptan, nara­triptan, rizatriptan, sumatriptan, dan zolmitriptan) berfungsi meningkatkan efek serotonin. Obat-obat ini lebih efektif daripada aspirin atau asetaminofen, tetapi harganya lebih mahal. Ergotamin dan obat­obat baru kadang-kadang dapat berbahaya, karena­nya tidak boleh digunakan melebihi yang dianjur­kan atau diresepkan.

Perawatan

v  Cukup istirahat dan tidur.

v  Hindarkan ketegangan saraf atau emosi.

v  Rendamlah kaki ke dalam air hangat se1ama 20 mcnit.

v  Kompreslah kepala dengan air dingin atau es.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.      Sakit Kepala Menekan (Tension)

Definisi

Sedikit kepala menekan (tension) merupakan sakit kepala yang disebabkan oleh ketegangan otot di Ieher, bahu, dan kepala, sehingga menimbulkan rasa sakit  yang menekan; terasa tegang di dua sisi kepala seperti di daerah dahi, pelipis, belakang kepala, atau leher.

Penyebab

Ketegangan otot dapat disebabkan oleh posisi tubuh yang kurang pas, stres sosial atau psikis, dan kelelahan. Faktor lainnya adalah karena kurang atau  tidak pernah menggerakkan kepala dalam waktu cukup lama, mata yang tegang, kurang tidur, atau karena asap rokok.

Gejala

Sakit kepala menekan biasanya dimulai pada pagi hari atau menjelang sore hari dan memburuk sepanjang hari. Nyeri agak hebat yang menetap sering kali dirasakan di atas mata atau di kepala bagian belakang; suatu perasaan di mana kepala seperti terikat oleh tali, disertai oleh rasa nyeri. Nyeri dapat menyebar ke seluruh kepala dan kadang-kadang sampai ke leher bagian belakang dan bahu, atau puncak kepala.

 

Created by DPE, Copyright IRIS 2005Cara Membedakan Sakit Kepala Menekan dan Migrain

 

Lamanya Sakit

30 menit – 7 hari

4-72 jam

Diagnosis

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Dilakukan pemeriksaan untuk  menyingkirkan kelainan fisik dan penilaian faktor dan penilaian serta kepribadian atau karakter penderita. ,Seperti yang mungkin telah kita ketahui, pada dasarnya tipe kepribadian seseorang dapat dikelompokkan ke dalam empat kategori: Sanguinis, Ko­Ieris, Melankolis, dan Plegmatis. Dari keempat tipe kepribadian terse but, yang rentan mengalami sakit kepala menekan adalah orang-orang dengan kepri­badian Koleris dan Melankolis.

Pencegahan

Sakit kepala menekan/ tension sering kali dapat dicegah atau dikendalikan dengan cara menghin­dari, atau memahami dan menyesuaikan diri dengan stres yang merupakan penyebabnya.

Pengobatan

Jika sakit kepala mulai dirasakan, lakukan pemijat­an pada otot-otot leher, bahu, dan kepala; berba­ring dan rilekslah selama beberapa menit. Obat pereda nyeri yang dijual bebas (misalnya aspirin, asetaminofen, atau ibuprofen) dapat diberikan un­tuk mengurangi gejalanya.

Sakit kepala yang lebih hebat mungkin me­merlukan obat pereda nyeri yang lebih kuat. Pada beberapa penderita, kafein dapat menambah efek obat pereda nyeri, tetapi terlalu ban yak kafein juga dapat menyebabkan sakit kepala. Sakit kepala yang menyebabkan oleh stres atau depresi menahun tidak akan menunjukkan perbaikan jika hanya diobati dengan obat pereda nyeri. Penderita juga memer­Iukan bantuan profesional untuk membantu mengatasi masalah psikisnya.

Perawatan

·     Beristirahatlah di kamar yang gelap dan tenang.

·     Mandilah pakai air panas.

·     Berjalankakilah sambil menghirup udara segar.

·     Lakukan senam aerobik.

·     Lakukan latihan relaksasi: meditasi atau memijat kepala, leher, atau bahu.

·     Kompreslah leher bagian belakang dengan handuk hangat.

·     Jangan duduk terlalu lama.

·     Perhatikan tempat tidur, kasur, atau bantal Anda karena jika rusak dapat menyebabkan sakit kepala menekan.

·     Jangan memakai obat pereda sakit kepala lebih dari 5 kali sebulan.

·     Gunakan obat sakit kepala yang hanya memunyai satu zat aktif. Obat kombinasi dapat menyebabkan sakit kepala menjadi kronis sehingga sukar untuk diatasi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Vertigo (Pusing/Puyeng)

Definisi

Sesuai dengan akar katanya, dari bahasa Yunani vetere, yang berarti berputar, vertigo mengacu pada adanya sensasi di mana penderitanya merasa bergerak atau berputar, puyeng, atau merasa seolah-olah benda-benda di sekitar penderita bergerak atau berputar. Biasanya disertai dengan mual dan kehilangan keseimbangan. Vertigo dapat berlangsung hanya beberapa saat atau bisa berlanjut sam­ beberapa jam bahkan hari. Penderita kadang­-kadang merasa lebih baik jika berbaring, tetapi vertigo dapat terus berlanjut meskipun penderita tidak. bergerak sama sekali.

 

Penyebab

Vertigo terjadi akibat oksigen yang masuk ke otak berkurang untuk sementara, Penurunan jumlah oksigen ini mengakibatkan kepala terasa ringan dan seperti mau jatuh atau pingsan, Vertigo juga disebabkan oleh hal-hal berikut:

·      Lapar atau asupan makanan yang tidak memadai.

·      Mengalami tekanan batin yang hebat.

·      Berdiri secara mendadak dari posisi berbaring atau duduk.

·      Pusing atau vertigo juga dapat merupakan akibat/pertanda dari penyakit seperti anemia (kekurangan darah), penyakit jantung, atau penyempitan arteri yang menuju otak.

Gejala

Adapun gejala vertigo antara lain adanya perasaan dirinya sedang bergerak atau berputar, atau benda di sekitarnya bergerak atau berputar. Biasanya di­sertai mual dan hilangnya keseimbangan. Serang­an vertigo berlangsung sclama beberapa saat atau dapat berlanjut sampai beberapa jam bahkan hari.

Diagnosis

v  .Sebelum memulai pengobatan, harus ditentukan sifat dan penyebab vertigo.

v  Gerakan mata yang abnormal menunjukkan adanya kelainan fungsi di telinga bagian dalam atau saraf yang menghubungkannya dengan otak.

v  Nistagmus atau juling adalah gerakan mata yang cepat dari kiri ke kanan atau dari atas ke bawah. Arah gerakan tersebut dapat membantu dalam menegakkan diagnosis. Nistagmus dapat dirangsang dengan menggerakkan kepala penderita secara tiba-­tiba atau dengan meneteskan air dingin ke dalam lubang telinga.

v  Untuk menguji keseimbangan, penderita diminta berdiri dan kemudian berjalan dalam satu garis lurus, awalnya dengan mata terbuka, kemudian dengan mata tertutup.

v  Tes pendengaran kerap kali dapat menentukan ada/ tidaknya kelainan telinga yang memengaruhi keseimbangan dan pendengaran.

v  Pemeriksaan lainnya adalah dengan CT-scan atau MRI kepala yang dapat menunjukkan kelainan tulang atau tumor yang menekan saraf.

v  Jika ada dugaan terdapat suatu infeksi, bisa diambil contoh cairan dari telinga atau sinus, atau dari tulang belakang (pungsi lumbal).

v  Jika ada dugaan terdapat penurunan aliran darah ke otak, dilakukan pemeriksaan angio­gram untuk melihat ada/ tidaknya sumbatan pada pembuluh darah yang menuju otak.

Pengobatan

Pengobatan vertigo tergantung dari penyebabnya. Obat untuk mengurangi vertigo ringan adalah me­klizin, dimenhidrinat, perfenazin, dan skopolamin. Skopolamin terutama berfungsi untuk mencegah motion sickness, dapat berbentuk plester kulit dengan lama kerja selama beberapa hari. Semua obat di atas dapat menimbulkan kantuk, terutama pada orang usia lanjut. Namun, skopolamin berbentuk plester kulit memiliki efek kantuk yang paling sedikit.

Tindakan praktis yang dapat dilakukan:

v  Jika merasa pusing, duduklah segera dan Ictakkan kepala di antara kedua lutut.

v  Carilah tempat yang aman untuk berbaring.

v  Segera kuasai perasaan Anda sehingga pikiran menjadi tenang.

 

 

Cara Mengetahui Penyakit Lain Melalui Gejala Sakit Kepala

 

Hampir semua orang pernah mengalami sakit ke­pala  dari ringan sampai berat, yang timbul perlahan dan hilang sendiri setelah beberapa jam, tanpa meninggalkan efek lanjut. Sakit kepala seperti ini tidak menandakan adanya gangguan kesehatan serius dan biasanya akibat dari beberapa faktor seperti ketegangan, kelelahan, atau karena makanan tertentu.

Namun, bila sakit kepala Anda berat, berlang­sung lebih dari 24 jam dan tidak membaik setelah minum obat bebas pereda nyeri, atau kambuh beberapa kali dalam seminggu; mungkin ada penya­kit lain yang mendasarinya. lJntuk mengetahui penyakit apa yang mendasari sakit kepala tersebut, dapat dilacak dengan menggunakan teknik wawan­cara atau menelusuri gejala dan tandanya, sebagai berikut:

Saat sakit kepala menyerang, apakah sakit kepala tersebut disertai dengan suhu tubuh tinggi (380 C atau lebih)?

Bila ya: kemungkinan sakit kepalanya disebabkan oleh infeksi (misalnya tifus, flu, demam berdarah, dan sebagainya).

Bila tidak: Apakah sakit kepala didahului oleh adanya trauma kepala dalam 24 jam terakhir?

Bila ya: Adakah gejala atau tanda-tanda seperti ruam datar berwarna merah gelap yang tidak hi­lang-hilang, mengantuk atau bingung, penglihatan kabur, muntah, anggota tubuh Iemas, kesadaran hilang?

Bila terdapat salah satu tanda di atas: segera pergilah ke rumah sakit karena mungkin trauma kepala tersebut mencederai otak. Anda akan diperiksa lebih lanjut di rumah sakit untuk mendapatkan  penanganan yang semestinya.

Bila tidak ada satu pun gejala di atas: ini hanya­Ilah trauma biasa yang tidak membahayakan jiwa. Minumlah obat sakit kepala, dan bila dalam 24 jam tidak mereda, segeralah berobat ke dokter.

Bila saat sakit kepala, badan Anda tidak panas dan dan tidak ada trauma kepala dalam 24 jam terakhir. Apakah sakit kepala Anda begitu hebat dan timbul mendadak selama beberapa menit?

Bila ya: segera pergilah ke rumah sakit karena kemungkinan terjadi perdarahan pada otak (pada lapisan subaraknoid).

Bila tidak: Adakah perasaan mual dan/atau muntah ?

Bila ada: Apakah disertai dengan penglihatan kabur?

Bila ya: segeralah ke dokter karena mungkin terjadi glaukoma akut (kelainan mata serius akibat kelebih­an cairan mata sehingga menimbulkan tekanan tinggi pada mata).

Bila tidak: Adakah perbedaan penglihatan atau gangguan sebelum serangan sakit kepala?

Bila ya: kemungkinan ini adalah serangan migrain.

Bila tidak: Apakah nyerinya sangat terasa di wajah dan makin hebat ketika membungkuk?

Bila ya: ini adalah sinusitis, suatu radang rongga hidung.

Bila tidak: Apakah nyerinya terutama terasa di bagian pelipis dan/ atau perih bila ditekan?

Bila ya: mungkin ini suatu arteritis temporal (radang  arteri di kulit kepala). Dokter akan meresep­kan  kortikosteroid untuk mengurangi peradangan.

Bila tidak: Apakah sakit kepala itu timbul setelah membaca atau melakukan pekerjaan dalam jarak dekat?

Jika ya: mungkin karena otot leher yang meregang, terlalu berkonsentrasi, atau posisi tubuh yang salah.

,Jika tidak: mungkin karena kurang tidur, minum obat tertentu (misalnya pil KB), sedang hamil, atau stress akibat ketegangan hidup. Sakit kepala saat hamil adalah hal yang wajar. Namun bila disertai dengan kaki atau pergelangan kaki yang bengkak, penglihatan kabur, dan muntah, ini mungkin merupakan keadaan praeklamsia (hipertensi saat hamil) yang dapat mengancam jiwa Anda dan sang janin.

 

Daftar Obat

Obat Sakit Kepala

1.   Aspirin/Acetylsalicylic Acid

Indikasi:

Meringankan sakit kepala, pusing, sakit gigi, nyeri otot, menurunkan demam.

Dosis:

·     Dewasa: 500-650 mg/4 jam. Sehari maksimum 4 gram.

·     Anak-anak:

2-3 th: 80-160 mg

4-5 th: 160-240 mg

 6-8 th: 240-320 mg

 9-10 th: 320-400 mg

 11 th: 400-480 mg

Untuk anak semua kategori umur, obat diberikan tiap 4 jam setelah makan.

Kontraindikasi*:

Ulkus peptikum, kelainan perdarahan, asma

Perhatian:

Hati-hati penggunaannya oleh penderita gangguan hati dan ginjal, ibu hamil dan menyusui.

Efek Samping:

Gangguan GI (gastrointestinal), pusing, reaksi hipersensitif

Interaksi Obat:

Antikoagulan, alkohol

 

 

 

Created by DPE, Copyright IRIS 2005

Aptor                                                  Tablet salut 100                    Nicholas

Aspirin                                                Tablet 500 mg                       Bayer

Bodrex/Bodrex                                   Tablet 500, 650 mg               tempo Scan

Forte                                                                                                    Pacific

Bodrexin                                             Tablet 80 mg                          Tempo Scan Pacific

Ceto                                                     Tablet 100 mg                       Bernofarm

Contrexyn                                           tablet + aminoacetic             Supra Ferbindo

                                                            Acid 5 mg

Minigrip                                              Tablet effervescent                Dankos

Solusal 500                                                                                        Konimex

 

2.Asam Mefenamat

Asam mefenamat memiliki khasiat sebagai analgetik (pereda nyeri), antipiretik (pereda panas/demam), serta antiinflamasi/ antiradang. Sebagai analgetik, asam mefenamat adalah satu-satunya turunan fenamat yang bekerja dengan baik di pusat sakit dan saraf perifer. Asam mefenamat cepat diserap. Konsentrasi puncak dalam darah dicapai dalam 2 jam setelah pemberian obat dan diekskresikan melalui urine.

Indikasi:

Untuk mengatasi rasa sakit dan nyeri yang disebab­kan oleh rematik akut dan krorus, luka pada jaringan lunak, pegal pada otot dan sendi, dismenore, sakit kepala, sakit gigi, setelah operasi, dan sebagainya.

Kontraindikasi:

Kepekaan terhadap asam mefenamat, radang atau tukak pada saluran pencernaan.

Efek Samping:

Asam mefenamat dapat mengiritasi sistem pencer­naan dan mengakibatkan konstipasi atau diare.

 

Perhatian:

Hati-hati penggunaannya oleh wanita hamil dan menyusul.

Interaksi Ohat:

Asam mefenamat dapat meningkatkan daya anti­koagulan (anti pembekuan darah) dari coumarin.

Dosis:

v  Anak-anak > 6 bulan: 3-6,5 mg/kg berat I,adan tiap 6 jam atau 4 kali sehari.

v  Dewasa dan anak > 14 tahun: dosis awal 500 lng, kemudian 250 mg setiap 6 jam.

Sebaiknya diberikan sewaktu makan dan pemakai­an tidak boleh lebih dari 7 hari.

 

Nama Dagang

Kemasan

Pabrik

 

(Ianjutan)

 

 

 

PonCofen

Kapsul 250 mg, kaplet

Armoxindo

2.   Dipyrone

Indikasi:

Meredakan sakit kepala, neuralgia, sakit pasca operasi, sakit gigi.

Dosis:

3-4 x 1-2 tablet (500 mg)

Kontraindikasi:

Kerusakan hati dan ginjaL Bayi baru lahir (3 bulan atau BB < 5 kg). Kehamilan trimester 1 dan minggu sebelum persalinan.

 

Perhatian:

Tes hitung darah secara periodik pada terapi jangka panjang, gangguan hematologi.

Efek Samping:

Agranulositosis, reaksi pada kulit

 

Nama Dagang

Kemasan

Pabrik

Deparon

Neuro Panstop

 

Panstop

Unagen

Tablet

Kaplet salut + vitamin B Kompleks

Tablet 500 mg

Tablet 500 mg

Westmont

Armoxindo

 

Armixindo

United American

 

 

4. Metamizole Na

Indikasi:

Nyeri akut dan kronis, khususnya pada mulut dan gigi, nyeri haid, nyeri punggung, dan nyeri pasca­ bedah.

 

Dosis :

Sehari 3-4 x 250-500 mg.

 

Kontraindikasi:

Radang & ulkus GI, kerusakan hati clan ginjaL

 

Perhatian:

Dehidrasi, epilepsi, asma, hamiL

 

Efek Samping:

Perdarahan GI, ulkus peptikum, pusing, pandangan kabur, sakit kepala, cemas, ruam kulit, dan neuropati.

 

Interaksi Obat:

 Antikoagulan oral, klorpromasin, semetidin,  alkohol, dan obat depresan lain.

 

Nama Dagang

 

Pabrik

 

5. Metampiron

Metampiron adalah analgetik yang telah dikenal luas efektivitasnya, sedangkan klordiazepoksid memberikan efek analgetik melalui kerjanya terhadap susunan saraf pusat. Tiamin HCl (vitamin B1), piridoksin HCl (vitamin B6), sianokobalamin (vi­tamin B12) berfungsi memulihkan faal sistem saraf yang terganggu dan sebagai vitamin neurotropik yang berkhasiat menghilangkan nyeri neurogenik.

Kofein meningkatkan efek analgetik metampiron dan mengurangi efek kantuk klordiaze­poksid.

Kombinasi dari metampiron, klordiazepoksid, vitamin B-kompleks dan kofein bekerja dalam meredakan nyeri viskeral maupun somatik.

Indikasi:

Mengobati sakit kepala terutama karena psikis, nyeri saraf, nyeri pinggang, rematik, kolik empedu ,dan ginjal, nyeri otot dan sendi.

 

Kontraindikasi:

·      Kepekaan terhadap Metampiron.

·      Bayi bulan pertama atau dengan berat badan < 5 kg, wanita hamil terutama pada 3 bulan pertama dan 6 minggu terakhir; memiliki tekanan darah < 100 mm Hg.

·      Kepekaan terhadap diazepam, benzodiaz­epine, pasien dengan glaukoma.

Perhatian:

·         Sebaiknya tidak diberikan pada wanita hamil terutama pada trimester 1.

·         Hindari penggunaan jangka lama, karena adanya risiko ketergantungan.

·         Hati-hati bila diberikan pada penderita dengan gangguan fungsi hati.

·         Selama pemakaian, jangan mengendarai kendaraan atau menjalankan mesin.

·         Hati-hati penggunaan bersama obat-obat depresan susunan saraf pus at atau alkohol.

·         Walaupun jarang, dapat terjadi agranulositosis.

·         Hati-hati pada penderita yang pernah mengalami gangguan pembekuan darah.

Efek Samping:

·         Dapat menimbulkan agranulositosis.

·         Reaksi kepekaan, reaksi pada kulit, mengantuk, pusing, lelah yang berlebihan.

Dosis :

·   Dewasa: 1 kaplet 3 kali per hari, sesudah makan

·   Anak-anak : 1/2 kaplet 3 kali per hari, sesudah  makan

 

Cetalgin

Tablet + diazepam 2 mg

soho

Parasetamol

Parasetamol merupakan obat yang berefek sebagai pereda  nyeri (analgetik) dan pereda demam (anti piretik). Parasetamol diserap dengan cepat dan tan­pa, menimbulkan iritasi saluran pencernaan, methemogIobinemia, atau konstipasi. Karena cukup aman, parasetamol merupakan pilihan utama untuk digunakan sebagai analgetik dan antipiretik, sangat  baik bagi mereka yang sensitif terhadap , aspirin.

Indikasi:

Digunakan untuk menghilangkan demam dan rasa nyeri pada otot/ sendi yang menyertai influenza, vaksinasi, dan akibat infeksi lain, sakit kepala, sakit gigi, flu, dismenore, antritis, dan rematik.

Perhatian:

Jangan diberikan kepada pasien dengan penyakit  hati dan ginjal.

 

Dosis:

 

·    Tablet

Anak-anak: 1/2 -1 tablet 3-4 kali sehari Dewasa: 1-2 tablet 3-4 kali sehari

·   Sirop

Bayi: 1/4_1/2 sdt* 3-4 kali sehari

Anak-anak: 2-5 th., 1 sdt 3-4 kali sehari

6-12 th., 2 sdt 3-4 kali sehari

 

Abajos

Kapsul + vitamin B- kompleks

Nufarindo

 

(lanjutan)

 

 

 

Obat Sakit Kepala Menekan (Tension)

Obat golongan ini berfungsi merelaksasi otot yang spastis (tegang).

 

Created by DPE, Copyright IRIS 2005

 

Eprinoc (Sanbe)

Eperisone HCL

1 tablet 3 xl hari,

 


Nama Dagang (Pabrik)

Isi

Dosis/hari

 

Obat Migrain

Obat migrain digunakan untuk mengobati gejala migrain berupa sakit kepala hebat di sebelah sisi atau untuk mengobati sakit kepala vaskular.

 

 

 

Nama Dagang (Pabrik)

Isi

Dosis/hari

 

Lysagor (Kalbe)

Pizotifen

0,5-1,5 mg/hari,

 

Obat Vertigo/Puyeng

Obat-obatan yang dapat digunakan untuk mengatasi mual dan muntah yang menyertai pusing atau vertigo:

 

 

Obat vertigo ringan

Antimo (Phapros)

Dimenhydrinate

1- 3 tablet! hari

 

 

Mediamer B6

Betahistine

1-2 drag/hari

 

Obat vertigo/pusing lainnya

Gbat yang bekerja pada pembuluh darah otak (ce­rebral activators) dan perifer (vasodilator perifer). Penyakit atau gangguan yang mengenai pembuluh darah otak seperti: migrain, pusing, tinitus vertigo, sulit konsentrasi, bingung, gangguan memori dan tidur serta iritabilitas, kejang sewaktu berjalan atau berbaring. Kesemutan, ekstremitas dingin. Penyakit yang mengenai pembuluh darah perifer yaitu be­rupa gangguan peredaran darah, seperti: spame, kedinginan, kaku, kram, luka diabetik, iskemik anggota gerak.

 

Nama Dagang (Pabrik)

Isi

Dosis/hari

Bartolium (Nufarindo)

Flunarizine

5-10 mg/hari,

 

Dizilium (Medikon)

Flunarizine

5-10 mg/hari,

Giloba (Mega)

Ekstr Ginkgo biloba

3 x 1 kapsul sehari

 

Gingkan (Medikon)

Ekstr Ginkgo biloba

3 x 1 tablet sehari

 

 

Prodement (Soho)

Ekstr Ginkgo biloba

3 x 1-2 kapsul

 

 

 

 

 

Tags: , , , ,

One Response to “Sakit Kepala”

  1. Pratiwi Hadi Says:

    Sangat bersyukur dng ada nya artikel ini. Saya sedang sakit kepala di dekat mata kiri menjalar ke hidung, kadang terasa seperti ada gelembung udara yg lewat dari dahi ke hidung.
    Saya bingung ada apa dng saya? Mungkin ada yang bisa memberi pendapat / solusi.
    Trima kasih

Leave a Reply

OpenID

Anonymous